Kendal, 18 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Reguler Kelompok 7 Kaliayu, Kendal dari Universitas Diponegoro melaksanakan Program Sosial Kemasyarakatan Kelompok Soshum dengan tema “Peningkatan Pengetahuan Anak melalui Edukasi dan Pendampingan Belajar” di Desa Kaliayu, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal. Salah satu kegiatan dalam program tersebut dilaksanakan oleh Daffa Fathi Baihaqi, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Program Studi Antropologi Sosial, melalui kegiatan bimbingan belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bagi siswa Sekolah Dasar.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam meningkatkan pengetahuan anak melalui edukasi dan pendampingan belajar. Dalam kegiatan yang dilaksanakan Daffa, pembelajaran IPS difokuskan pada materi keberagaman budaya di Indonesia dan sikap pluralisme. Materi tersebut diberikan untuk memberikan wawasan kepada siswa mengenai beragamnya kebudayaan yang dimiliki Indonesia serta bagaimana menyikapi perbedaan kebudayaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, Daffa menggunakan media PowerPoint yang berisikan materi pembelajaran sekaligus soal untuk menguji pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Penyusunan materi dilakukan dengan memperhatikan kelengkapan informasi serta kemudahan siswa dalam memahami pembelajaran mengenai keberagaman budaya dan pluralisme.
Selain menyampaikan materi, Daffa juga berperan sebagai pendamping selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Pendampingan dilakukan untuk memastikan aktivitas belajar tetap kondusif dan interaktif. Setelah materi diberikan, siswa mengerjakan soal yang telah disiapkan sebagai bentuk pengujian terhadap pemahaman mereka mengenai keberagaman budaya di Indonesia dan sikap pluralisme.
“Melalui pembelajaran ini, kami ingin memberikan wawasan kepada siswa mengenai keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Tidak hanya mengenalkan perbedaan budaya, tetapi juga mengajarkan bagaimana kita dapat menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap saling menghargai dan menerima keberagaman,” ujar Daffa Fathi Baihaqi.
Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa siswa Sekolah Dasar mampu memahami kondisi keberagaman budaya di Indonesia serta mampu mengimplementasikan sikap dasar pluralisme ketika melakukan interaksi dengan individu maupun kelompok yang memiliki latar belakang budaya berbeda. Dengan demikian, pembelajaran yang diberikan tidak hanya menambah wawasan siswa mengenai keberagaman budaya Indonesia, tetapi juga mendorong pemahaman mengenai pentingnya sikap pluralisme dalam kehidupan sosial.
Kegiatan bimbingan belajar IPS tersebut menjadi salah satu bentuk pelaksanaan tema “Peningkatan Pengetahuan Anak melalui Edukasi dan Pendampingan Belajar” dalam Program Sosial Kemasyarakatan Kelompok Soshum KKN Tim II Universitas Diponegoro di Desa Kaliayu. Melalui kegiatan ini, mahasiswa turut memberikan kontribusi dalam mendukung proses pembelajaran sekaligus menanamkan pemahaman mengenai keberagaman budaya kepada siswa Sekolah Dasar.
Melalui kegiatan edukasi dan pendampingan belajar ini, diharapkan siswa dapat semakin mengenal keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia serta menerapkan sikap pluralisme dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi siswa dalam membangun sikap saling menghargai terhadap perbedaan budaya di lingkungan sekitar.
Penulis/Reporter: Daffa Fathi Baihaqi (Mahasiswa KKN Tim II Undip)