Kaliayu - Mahasiswa KKN Tim II UNDIP Kenalkan Spray Serai sebagai Upaya Pencegahan DBD di Desa Kaliayu

Mahasiswa KKN Tim II UNDIP Kenalkan Spray Serai sebagai Upaya Pencegahan DBD di Desa Kaliayu

KENDAL, 17 Agustus 2026 – Muhamad Dian Fajar Setyawan, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro, menyelenggarakan program kerja pembuatan spray berbahan serai sebagai salah satu upaya pendukung pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Kaliayu, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar sekaligus pentingnya menjaga lingkungan dari perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui demonstrasi pembuatan spray serai yang dilengkapi dengan pemberian leaflet edukasi kepada masyarakat. Leaflet tersebut memuat informasi mengenai manfaat serai, bahan dan alat yang dibutuhkan, tata cara pembuatan spray, cara penggunaan, serta cara penyimpanan agar masyarakat dapat mengikuti proses pembuatan secara mandiri di rumah.

Program ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui edukasi mengenai upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat.

Pada 30 Juli 2026, kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai Demam Berdarah Dengue (DBD), meliputi pengenalan penyakit DBD, cara penularan, serta pentingnya melakukan pencegahan melalui pemberantasan tempat perkembangbiakan nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan. Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan bahan dan alat yang digunakan untuk membuat spray serai, kemudian penjelasan mengenai tahapan pembuatannya. Setelah proses pembuatan selesai, Fajar Setyawan menjelaskan cara penggunaan dan penyimpanan spray kepada peserta.

Untuk mempermudah masyarakat dalam mengingat tahapan pembuatan, Fajar Setyawan juga membagikan leaflet panduan yang berisi langkah-langkah pembuatan mulai dari persiapan bahan, proses pembuatan, hingga produk siap digunakan. Leaflet tersebut turut mencantumkan informasi mengenai khasiat dan pemanfaatan serai, serta petunjuk penggunaan dan penyimpanan spray.

Masyarakat yang mengikuti kegiatan terlihat antusias, terutama saat demonstrasi pembuatan dilakukan secara langsung. Peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai bahan, proses pembuatan, cara penggunaan, maupun penyimpanan spray.

Salah satu peserta yaitu Ibu Kokom, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan serai.

“Kegiatannya mudah dipahami karena langsung dipraktikkan. Leaflet yang diberikan juga membantu karena langkah-langkah pembuatannya bisa dibaca kembali di rumah,” ungkapnya.

Melalui program ini, Fajar Setyawan berharap masyarakat Desa Kaliayu dapat memperoleh pengetahuan mengenai pemanfaatan serai serta semakin memahami pentingnya pencegahan DBD. Pemberian leaflet diharapkan dapat menjadi media informasi yang dapat digunakan kembali oleh masyarakat sebagai panduan pembuatan, penggunaan, dan penyimpanan spray.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat. Penggunaan spray tidak dimaksudkan sebagai pengganti langkah utama pencegahan DBD, melainkan sebagai upaya pendukung yang perlu disertai dengan pemberantasan sarang nyamuk, menjaga kebersihan lingkungan, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Penyelenggara: Muhamad Dian Fajar Setyawan (Mahasiswa KKN Tim II UNDIP)


Dipost : 17 Agustus 2026 | Dilihat : 38

Share :